Program Studi Teknik Kimia

"Institut Teknologi Sumatera"

               

What is Chemical Engineering ? Part 1


January 8th, 2018 | Posted by: tekim


Teknik kimia (chemical engineering) merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mengkombinasikan ilmu-ilmu dasar seperti fisika, kimia dan biologi dan menggunakan matematika sebagai bahasa untuk menciptakan teknologi baru atau menyelesaikan masalah-masalah teknologi yang ada.  Seorang sarjana teknik kimia berperan dalam mengubah bahan baku menjadi bahan yang memiliki nilai guna yang lebih tinggi dengan cara baik secara fisik ataupun kimia.  Sebagai contoh dalam kehidupan nyata chemical engineer memanfaatkan sampah yang tidak berguna dan mencemari lingkungan menjadi bahan bakar seperti briket, memanfaatkan kotoran hewan menjadi biogas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar keperluan rumah tangga dan masih banyak lagi contoh peran yang dapat diambil dimasyarakat sebagai chemical engineer.  Teknik kimia memiliki banyak definisi salah satu yang dapat menjadi rujukan adalah definisi yang  yang berasal dari organisasi teknik kimia Amerika Serikat yaitu  AIChE dan organisasi teknik kimia UK yaitu ICheme.

Menurut American Institute of Chemical Engineers (AIChE), “chemical engineering as that branch of engineering which deals with the application of principles of the physical sciences, together with the principles of economics and human relations, to field that pertain directly to processes and process equipment I which matter is treated to effect a change in state, energy content, and composition.”

Sedangkan menurut Institution of Chemical Engineers UK (ICheme), “chemical engineer is a professional experienced in the design, construction and operation of plant and works in which matter undergoes a change of state and composition”.

Secara umum sebagai seorang mahasiswa teknik kimia akan mempelajari dasar-dasar teknik kimia atau dsering disebut chemical engineering tools yang terdiri dari enam macam, yaitu:

  1. Neraca massa (material balance)
  2. Neraca energi (energi balance)
  3. Kesetimbangan (equilibrium)
  4. Proses-proses kecepatan (rate processes)
  5. Ekonomi
  6. Humanitas

Sering kita ditemui dimasyarakat bahwa teknik kimia itu sama dengan kimia (science).  Pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah karena baik teknik kimia dan kimia memiliki akar ilmu yang sama dalam pengembangan ilmunya masing-masing, namun baik teknik kimia maupun kimia memiliki beberapa berbedaan diantaranya :

Teknik Kimia Kimia
Berdasarkan sejarah istilah teknik kimia mulai digunakan pada akhir 1800 an dan semakin berkembang setelah perang dunia ke 1 yaitu 1922

 

Ilmu kimia mulai dipelajari sebagai bagian dari sciene  yaitu pada awal 1600 an
Area ilmu mempelajari aspek fisik dan kimia seperti heat transfer, mass transfer, dinamika fluida, perancangan alat, reaksi kimia, lingkungan, biologi, process safety dll dan mempunyai ruang lingkup dari skala molecular hingga skala industri/besar.

 

Ilmu yang mempelajari tentang bagaimana suatu itu terjadi yang meliputi organik, anorganik, physical dan biokimia.
Teknik kimia fokus mengubah ide baru atau menemukan ide baru menjadi suatu produk yang dapat digunakan Ilmu kimia fokus menemukan senyawa, material dan proses baru, menganalisis senyawa, mengukur sifat fisik suatu senyawa dan menguji teori

 


Tinggalkan Komentar



Copyright © 2018 Admin Teknik Kimia - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)