Kepala Program Studi Teknik Kimia ITERA Memanfaatkan Teknologi Manajemen Sampah Zero (Masaro) untuk Menyelesaikan Sampah Organik

Teknologi Masaro (manajemen sampah zero) mengadakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik untuk Babakan Desa Zero Waster pada 28 Maret 2021. Dengan program ini tantangan pengolahan sampah organik yang selama ini kerap sulit, memakan waktu lama, bau dan kotor, bisa diatasi. Lewat teknologi Masaro juga prodik hasil pengolahan sampah organik tidak lagi memiliki nilai ekonomi rendah sehingga akan menarik dan profitable untuk diterapkan.

Teknologi Masaro dijalankan dengan polybag farming. Sampah organik dimanfaatkan sebagai campuran media tanama dengan formulasi perbandingan 4:3:2:1, yang secara berturut terdiri atas tanah, sampah organik, kotoran hewan, dan arang sekam padi.  Dengan formulasi ini seluruh sampah organik dapat dihabiskan di tiap-tiap rumah.

Teknologi Masaro memiliki keunggulan dalam hal kemudahan dan kecepatan proses pengomposan  jika dibandingkan dengan teknologi pengolahan sampah organik lainnya.

Produk dari teknologi Masaro bisa lansung digunakan untuk penyuburan kembali lahan di lokasi tersebut. Dengan begitu teknologi Masaro bisa dilakukan di rumah-rumah, taman-taman, dan area penghijauan pinggir jalan lansung di lokasinya, tanpa harus membuang sampah organik ke TPA atau tempat lain yang jauh. Pada akhirnya, teknologi Masaro ini bukan membabani warga, tetapi malah menguntungkan, terutama dalam penghijauan dan pemenuhan kebutuhan pangan.

Artikel ini dikutip dari Media Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *